Be Smart On the Internet

Friday, March 13, 2020

Sistem Ekskresi Pada Manusia



Ingin mendapatkan file Ms. Word nya ?
Silahkan Klik link ini --> SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA

Pengertian Sistem Ekskresi Pada Manusia
Ekskresi merupakan proses pengeluaran sisa dari metabolisme dalam tubuh manusia dengan organ organ ekskresi. Zat atau sisa metabolisme yang akan dikeluarkan tubuh melalui proses ekskresi dalam bentuk urine, keringat,  dan juga karbondioksida melalui pernafasan.
Organ organ Yang berperan melakukan sistem eksresi.
1. Ginjal


Ginjal berfungsi melakukan penyaringan terhadap darah didalam tubuh. Ginjal juga mengatur tingkat keseimbangan air dalam tubuh, dan mengatur konsentrasi garam yang ada pada tubuh. Ginjal merupakan organ ekskresi yang paling banyak diketahui oleh masyarakat. Ukuran ginjal hanya sebesar biji kacang merah yang terletak di rongga perut belakang. Meski ukurannya kecil,ginjal memiliki peran yang sangat penting. Sebagai alat ekskresi manusia, ginjal akan menjalankan tiga tahapan dalam proses ekskresi manusia.
2. Kulit
Kulit merupakan lapisan jaringan pelindung terluar yang terdapat di permukaan tubuh. Kulit termasuk organ ekskresi karena mampu mengeluarkan zat-zat sisa berupa kelenjar keringat. Selain sebagai organ ekskresi, kulit juga berfungsi sebagai alat indera perasa dan peraba. Kulit terdiri dari tiga lapisan, masing-masing lapisan mempunyai fungsinya seperti gambar berikut:

  • Epidermis (Lapisan Kulit Ari)
Epidermis merupakan lapisan kulit paling luar dan sangat tipis. Epidermis terdiri dari lapisan tanduk dan lapisan malphigi. Lapisan tanduk merupakan sel-sel mati yang mudah mengelupas, tidak mengandung pembuluh darah dan serabut saraf, sehingga lapisan ini tidak dapat mengeluarkan darah saat mengelupas. Lapisan malphigi merupakan lapisan yang terdapat di bawah lapisan tanduk, yang tersuun dari sel-sel hidup dan memiliki kemampuan untuk membelah diri. Lapisan malphigi terdapat pigmen yang dapat menentukan warna kulit, dan melindungi sel dari kerusakan akibat sinar matahari.
  • Dermis (Lapisan Kulit Jangat)
Dermis merupakan lapisan kulit yang terletak di bawah lapisan epidermis. Lapisan dermis lebih tebal daripada lapisan epidermis. Lapisan dermis terdiri dari beberapa jaringan sebagai berikut:

  • Jaringan ikat bawah kulit
Lapisan ini terletak di bawah dermis, di antara lapisan jaringan ikat bawah kulit dengan dermis dibatasi oleh sel lemak. Lemak ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari benturan, sebagai sumber energi dan penahan suhu tubuh. 
3. Paru-Paru

Paru-paru memiliki fungsi yang penting untuk tubuh manusia, maka Paru-paru juga merupakan organ vital pada manusia. paru paru memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :
  1. Paru paru Mengatur pertukaran O2 dan juga CO2. O2 dibutuhkan oleh tubuh yang didapatkan dari udara luar, sedangkan CO2 tidak dibutuhkan oleh tubuh karena CO2 merupakan sisa dari hasil metabolism tubuh sehingga CO2 itu harus dikeluarkan.
  2. Paru-paru menjaga asam basa di dalam tubuh agar seimbang. Jika terjadi asidosis atau kelebihan asam di dalam tubuh, paru-paru itu akan mengeluarkan karbondioksida yang sifatnya asam.



4. Hati

Hati juga merupakan salah satu organ vital pada tubuh manusia, karena hari dapat menghancurkan lemak dan sebagai penetralisir racun yang masuk kedalam tubuh. Terdapat beberapa funfsi lain dari hati;
  1. Penghasil Getah Empedu, Fungsi hati yang pertama adalah penghasil getah empedu. Empedu merupakan hasil metabolism dari darah merah yang di rombak dalam tubuh. Getah empedu hasil metabolism tersebut di tampung dalam katung empedu, yang nantinya akan disalurkan kedalam usus 12 jari. Getah empedu terdiri dari 2 komponen penyusun yaitu garam empadu dan zat warna empedu.
  2. Menghasilkan Urea, Dalam proses metabolism protein, akan menghasilkan sisa metabolism berupa urea. Urea merupakan zat yang haarus segera dikeluarkan dari dalam tubuh, jika tidak maka urea akan menjadi racun bagi tubuh itu sendiri. Proses metabolism protein tersebut terjadi di dalam hati yang secara tidak langsung menghasilkan mineral dalam bentuk urea.



No comments:

Post a Comment